-->

Abad Kejayaan Season 2 episode 10

Abad Kejayaan season 2 (Muhteşem Yüzyıl: Kösem) episode 10
Fahriye sultan bertanya pada valide safiye mengapa safiye sultan diasingkan , dan bertanya apa safiye sultan akan ke istana lama, bulbul aga mencoba menjawab tetapi dipotong safiye sultan, safiye berkata itu adalah pekerjaan handan, yang membuat cucunya memusuhinya, tetapi safiye berkata dahriye jangan khawatir tidak ada orang yang cukup kuat mengirimnya pergi.
di ruang harem mahfiruz menyuruh cennet kalfa untuk memerintakhakn koki membuat makanan kecil untuk gigi mereka yang manis, kemudian cennet berkomentar mahfiruz telah menjadi putri satu malam, ekmudian menyuruh para pelyan membersihkan harem, saat cennet pergi para gadis datang menanyai mahfiruze tentang malam bersama baginda dan apa terjadi havlet, dan mahfirze mengangguk dengan bangga dna dia kembali kekamar saat subuh dan berkata itu seperti mimpi dan baginda masih muda dan mereka melakuan itu semalaman, para gadis tertawa dna mahpeyker mendengarkan dari jauh, kemudian cennet menyuruh mereka diam dan berdiri karena Safiye sultan akan datang.
Safiye berteemu handan, handan berkata akan mengunjungi safiye sultan kemudian safiye berkata jika itu karena ingin mencium tanganya dan meminta restu itu baik,
handan " saya tentu meminta berkat mu/ restumu di hari saya mengirimmu tentu saja, seperti yang anda tahu singaku telah mengasingkanmu, anda akan pergi ke istana air mata jika perlu saya akan memberikan perintah untuk kenyamanan anda, istana akan di siapkan untuk anda"
safiye " aku senang kamu perhatian dengan persiapanku , rancang itu sebagai harapanmu karena kamu akan hidup beristirahat menghabiskan hidupmu di istana air mata" kemudian rombongan valide  safiye pergi.

mahpeyker bertanya pada cennet apa itu istana air mata dan itu dimana, kemudian cennet menjelaskan itu adalah istana lama yang untuk sultan yang kehilangan kekuasaannya, beberapa dari mereka akan menikah dan beberapa dari mereka terlupakan karena dinding dingin istana, mereka duduk dan menangis sepanjang hari meratapi nasibnya.

Abad Kejayaan Season 2 episode 10

para janisari baru sedang bertugas di dapur mereka belajar menyiapkann makanan/ memasak, mereka di beri tugas masing masing ada yang menyiapkan bawang, daging ada yang mengaduk kuali dan salman memberi nasihat mereka perlu membagi sop dan roti mereka untuk mempercayakan hidup, iskender mendapat bagian mengiris bawang dan bocah di smapingnya bercerita masa kecilnya soal bawang , iskender berkata bocah armenia itu begitu fasih berbahasa turki, bocah itu bercerita soal hidupnya dan dia bersyukur telah menjadi muslim.

Diruang harem mahfiruze akan pindah ke kamar khusus shisde berkata bahwa mahfiruz sangat beruntung karena mahfiruze akan mendapat banyak baju baru dna perhiasan di kamar selir favorite, mahpeyker nampak memperhatikan mereka, Mahfiruze sudah diawang awnag dia berkata tunggu saja saat dia akan mengandung pangeran, dan saat berkata seperti itu dia memandang mahpeyker, mahpeyker datang dna berkata kenapa, mahpeyker menyuruhnya untuk membantu dia memindahkan barang-barangnya, mahpeyker tidak mau , mahfiruze mengira mahpeyker tersinggung, mahpeyker memberitahu mahfiruze bahwa tidka ad aorang yang bisa menyuruhnya melakukan hal yang tidak ingin dia lakukan, kemudian mahpeker berkata bahwa dia melihat mahfiruz tadi malam yang kembali lebih awal, para gadis nampak mendekat berkumpul melihat mereka, mahpeyker menambahkan dia melihat mahfiruze malam itu menangis, seorang gadis menanyakan kebenaran itu, mahfiruze menyangkalnya kemudian berkata bahwa mahpeyker  berbohong karena sedang cemburu padanya, dia tetap kekeh kembali dipagi hari. Mahpeyker menantang mereka agar menemui cennet kalfa untuk menanyakan hal itu. Mahfiruze berusaha untuk membela dirinya dia berkata bahwa mahpeyker telah kehilangan baginda dan baginda tidka ingin bertemu melihat wajah mahpeyker,
mahpeyker " aku yang tidak menginginkan baginda , baginda yang kejam dapat menjadi milikmu. aku tidak menginginkannya, raja yang kejam,dia menculik para gadis dan menjadikan mereka budak, dia itu barbar yang tidak menunjukan rasa kasihan pada adik kecilnya"
mahfiruze menampar mahpeyker kemudian mahpeyker mengigit tangan mahfiruze
mahfiruze " aku akan membunuhmu, kau serangga kecil" kemudian dia menampar mahpeyker dan sahisde memeganggi mahpeyker terjadilah penganiayaan, namum mahpeyker yang dipeganggi sahide bisa menendang mahpfiruz dia bisa melawan dan menyerang mahfiruze , mahpayker seperti kesurupan kemudian 2 penjaga memisahkan mereka gogle cennet dan dudu hatun datang, dna menyuruh mahfiruze dna mahpeyker menghadap dirinya.
Mahpeyker dan mahfiruze menghadap sultan handan dan dudu hatun, mahfiruze berkata bahwa mahpeykerlah yang menyerangnya dan dia melindungi dirinya, karena mahpeyker merasa tidak senang dia tadi malam bersama baginda dan mahpeyker menghinanya. Mahpeyker menyangkal pernyataan mahfiruze, handan menyuruhnya dia, dia melarang mahpeyker bicara sebelum dia izinkan kemudian dia menyuruh mahfiruz menjelaskan,
mahfiruze " bukan tentang apa yang dia katakan tentang saya, tetapi apa yang dia kata soal baginda yang membuat saya terhina, itu mengapa saya membalas dia "
mahfpeyker " aku akan membunuhmu" mahpeyker emosi dan golge hatun memeganginya , dudu hatun menyuruh mahpeyker agar menjaga perilakunya."
handan sultan " apa yang telah di katakan soal singaku?
mahfiruz " maafkan hamba untuk ini, dia berkata baginda itu kejam dan ditaktor/opnyiksa, dia menyebut baginda barbar yang tega membunuh saudara laki lakinya, setiap orang melihat itu, bila anda ingi.." kemudian handan memotong cerita mahfiruz, handan sultan langsung memerintahkan dudu hatun untuk mengurung anastasya di 'cile " dan melarangnya memberi makan dan minums ampai dia sadar akan kesalahannya, anastasya melawan dan berteriak gogle hatun membawanya keluar ruangan handna sultan untuk menuju ke ruangan yang mereka sebut cile sperti ruang bawah tanah yang sangat gelap, anastasya/mahpeyker  berkata pada gogle bahwa dia bisa mati di tempat itu, gogle memasukan mahpeyker keruangan gelap itu dan kemudian memberikan obor pada  mahpeyker sebelum pergi, mahpeyker manangis di ruangan itu yang banyak tikusnya.
pagi itu fahriye sultan sedang berbicara dengan baginda di taman, fahriye menanyakan soal baginda yang mengasingkan ibunya yaitu valide safiye, fahriye berharap baginda akan memikirkan ulangan keputusan yang dia buat dengan rasa marah itu, baginda menjelaskan dia tidak punya pilihan, valide safiye yang memaksanya berbuat seperti itu,, beberapa saat kemudian nampak Mehmet dan sahin giray datang menghadap baginda, nampak fahriye tersipu meliht mehmet , kemudian bagidna menanyakan apakah mereka pernah bertemu dengan fahriye sultan tetapi mehmet berkata bahwa dia telah lama mendengar nama fahriye sultan, dan dia beruntung dapat bertemu dengan fahriye sultan hari itu, kemudian sahin juga mengucapkan basa basinya, kemudian fahriye pamit untuk kembali kekamarnya, kemudian fahriye dan para pelayanan nya pergi nampak pelayan mehmet diam-diam memberikan surat pada pelayan fahriye. kemudian pelayan itu memberikan surat yang ditunggu fahriye itu.
Sahin memberitahukan baginda bahwa dia telah mengiris iris singa yang mereka hadiahkan pada baginda, para aga telah mengambilnya dari istana. dia ingin memberikan sebagai hiasan dan baginda menerimanya, kemudian baginda membahas orang yang melakukan perusakan rantai singa itu masih sangat misteri dan pelakukan itu adalah penghianat, sejenak mereka terdiam kemudian sahin mencoba mencairkan suasanya dengan menyanjung dervis aga yang telah tepat waktu bertindak, baginda berkata pada Sahin bahwa dia telah melihat mata singa dimalam itu, di kasus itudia akan menjadi penguasa yang adil dan tidak ditaktor. mehmet mengatakan bahwa bereka tidak meragukan hal itu, dan isyaAlloh, baginda telah mendapat keduanya adil dan berkuasa.
baginda " kamu telah menaklukan hatiku dengan membawa suadara laki-laki kepadaku,buat lah permintaan"
Sahin " kami tidak menginginkan apapun tetapi cukup pujian baginda"
baginda " tetap buatlah permintaan"
dervis menimpali " setiap poin anda adalah berkah,setiap berkat anda adalah hadiah,tetapi seperti untuk kejahatan"
sahin " kami tidak mempunyai permintaan sekarang, mungkin di masa datang,kami mungkin mempunyai permintaan, tentu saja jika anda menemukan hal yang sesuai"
baginda " jika hanya berkata seperti akan cukup, pertimbangkan hal itu, mari kita berjalan jalan, ayo temanin aku "
mehmet " baginda cuaca hari ini sangat bagus, istana Erdine akan menjadi tempat yang indah di usim seperti ini"
baginda kemudian memandang dervis yang di belakang " aku telah lama tidak berburu ,aku akan berpesta dengan mu suatu hari" sambil melihat sahin yang berjalan di sampingnya
Sahin " kamu akan sangat merasa terhormat, baginda, semua orang sangat penasaran dengan masa depan pangeran mustafa, ada yang mengatakan di mongolia, yang itu batu yang telah di ambil maka tidak akan bisa diletakan kembali di tempat itu.
dipenjara bawah tanah halime sultan  diizinkan masuk di selnya mustafa kecil dan dia membawa chestnut.
Mustafa " aku akan mati ibu, mereka akan membunuhku? " kemudian mereka berpelukan mustafa menangis
halime sultan " jangan takut anakku, jangan takut singaku, jika mereka meembunuhmu , aku kaan melahirkanmu sekali lagi, jangan takut, jangan takut syangku, jangan takut anakku"
pejaga dari luar pintu " cukup nyonya, sekarang sudah cukup" menandakan halime harus cepat pergi dari sel itu.

Di lorong istana baginda sedang berjalan smabil melamun dia terbayang soal perkataan dukun tua yang sempat dia introgasi, yang mengatakan pangeran akan kembali untuk tahta dan akan duduk di singasana, karena itu dia langsung memerintahkan dervis untuk mengirim pesan pada para algojo untuk mengeksekusi malam itu, ketika adzan berkumandang mereka akan melakukan itu.
Di kamarnya fahriye sultan sedang bergembira dia membaca sura cintat yang dia nantikan dari pujaan hatinya yaitu mehmet giray, dan ternyata saa itu juga mehmet juga membaca surat yang di berikan oleh fahriye padanya yang berisi sebagai putri dia memerintahkan mehmet untuk menyerah soal dirinya. fahriye terbuai dengan isi surat cinta dari mehmet, mereka sepertinya saling mencintai tapi memandang posisi mereka yang tidak mungkin bisa bersatu.

Di penjara cile mahpeyker tetap takut dengan tikus yang lewat, dia mencoba untuk mempertahankan api diobornya dengan menyobek gaunnya. Baginda masuk di kamarnya dan tercengang melihat singa yang sahin awetkan sedang berdiri di kamarnya, baginda bersimpuh dan memandang singa itu kemduian memandang lukisan anastasya, baginda memanggil pengawal, reyhan aga agar memanggil anastasya ke ruangannya, dna menyuruh memindahkan singa itu dari kamarnya
Anastasya lemas di ruangan itu karena asap dia dia lemah dia mulai berhalusinasi soal langit kampung halamannya, obornya pun mati anastasya setengah tidak sadar dia merasa ada cahaya terang dari langit" ayah ibu, cintaku sayangku aku mengirimkan pesan dengan awan dan burung yang bermigrasi ke laut lonian, aku berdoa untuk kalian mendapatkan suratku, kapal yang mengambilku dari kalian membawaku ke istanbul. mereka mengurung ku di kandang, istana yang penuh dengan kemewahan , indah dan penuh air mata, aku hanya berharap kembali pada kalian, ayah tersyangku, ke lengan mu, ibu tersyang di dadamu, aku hanya beerlindung dan mengingat, aku bersama kalian di pulau kita. aku sedang rebahan di halaman rumah kita sekarang, ada tanah di bawahku, dan pohon zaitun didekatku, langit yang cerah. harum melati jangan marah tentang apa yang akan aku katakan, jika aku tidak bisa kembali, jika aku tidak bisa kabur dari sini, ayah jika kamu tidka bisa membawaku ,kerumah, jika disini tidak ada harapan, kematian akan menjadi penyelamat" seolah tubuh anastasya seperti terangkat dalam cahaya yang dia lihat saat itu ada gambar wajah baginda/bayangan yang memanggil nama nya, ternyata anastasya dibawa baginda di taman, anastaysa tersadar baginda memberinya minum , reyhan dan dervis meninggalkan mereka berdua, anastsya berkata pada baginda dia mengira dirinya telah mati dan pergi kesurga, dia mencium harum bunga melati. kemudian baginda menyuruh anastasya untuk melihat sekitar taman itu , baginda memberitahu anastasya bahwa dia telah membawa bunga-bunga melati itu ditaman karena anastasya menyukai itu, kemudian hujanpun turun langit begitu gelap bergemuruh (merinding sekarang hehehehe) kemudian terdengar suara adzan maghrib, baginda terdiam terlihat dia begitu memikirkan soal eksekusi adiknya,baginda melihat langit yang begtu bergemuruh dengan kilatnya menyeramkan, suara adzan terdengar di [enjara bawah tanah, halime dan mustafa merasakan sesuatu, para algojo menuju tempat mustafa nampak seorang algojo membawa tali, halime sedang berdoa komat kamit saat para algojo mebuka pintu dia mendengar itu halime langsung berdiri dan melihat dari jeruji dia melihat para algojo dan dervis disana sedang menuju sel mustafa, halime berteriak memanggil nama mustafa, mustafa mendengar itu dan dia bingung apa yang sedang terjadi ibunya berteriak, mustafa sangat ketakutan dia menangis (bagi yang menghayati dah punya anak pasti nelangsa melihatnya ),,heee..halime berteriak untuk tidak melakukan hal itu pada anaknya dia mohon ampun. sementara baginda yang drai tadi bengong melihat laut dan langit tiba tiba dia melihat mahmut sedang berdiri di seberang dan kemudian menghilang.
Dervis aga mengisyaratkan pada penjaga untuk membuka sel mustafa, para algojo masuk dan mustafa ketakutan dia menangis sementara halime tetap berteriak, mustafa mengulurkan kedua tangannya dan di telapak tangannya ada dua buah kenari, algojo melempar itu dan bersiap untuk mencekik mustafa dengan tali, sementara baginda langsung tersadar dan dia berlari menuju penjara bahwa tanah ,da dia memnyuruh algojo untuk menghentikan itu, dan memeluk mustafa dna berulang mengucapkan kata maaf mustafa memanggil manggil kakaknya itu, bagind amenggendong mustafa dan kemudian baginda mengelurkan halime dari sel, halime memeluk mustafa
baginda " ini adalah  yang terakhir , halime sultan a, aku kaan emngambil hidupnya jika kamu melakukan kesalahan lagi"
halime " Alloh senantiasa melindungi anda baginda, anda telah memberikan dunia pada hamba, semoga tahtamu menyentuh langit"
baginda meninggalkan mereka, anastasya sedang di kamar baginda memandangi lukisan dirinya, kemudian baginda tiba
mahpeyker " ahmet, dari kamu pergi ?, apa yang terjadi?'
baginda " aku tidak bisa melakukan itu , nasia, aku tidak bisa membunuh saudaraku dan aku tidak mau" kemudian mahpeyker bersandar di bahu baginda
baginda "  percayalah padaku nasia, yang diambil dari rumahmu, yang diambil dari keluargamu, mereka semua akan menjadi kenangan buruk disuatu haru, karena takdirmu di sini, dikerajaan ini bersama ku"
baginda menoleh ke mahpeyker dan ternyata mahpeyker telah tertidur.
safiye sultan sedang berduduk diistana lama nya dan bulbul aga hatun sedang menghitung koin dan berkata segala doa safiye sultan sampai dilangit dan semua harapan di terima oleh tuhan, bahwa mustafa selamat, dan ternyata koin yang ada 40 kantong dan 400o emas yang dihitung bulbul aga akan safiye sultan bagikan ke para aga di saphi dan para tentara janisari.
safiye sultan " pot akan jatuh dan sop akan terbuang,ahmet akan belajar apa bayaran nya karena telah mengasingkanku"

Uttaran | Veera | Naagin | Kaali dan Gauri | Efsun dan Bahar | Anandhi | Candra Kirana | Rahasia Cinta | Anak Jalanan | Ranveer dan Ishani

loading...

Abad Kejayaan Season 2 episode 10 | ⚡ Share & like anda akan berharga untuk masa depan Juragan Synopsis, So, tunggu apa lagi? segera beritahu teman dan kerabat anda tentang Abad Kejayaan Season 2 episode 10

Sinopsis Sebelumnya
« Sinopsis Sebelumnya
Sinopsis Selanjutnya
Sinopsis Selanjutnya »

🔎Cari Sinopsis Film