-->

Abad Kejayaan Season 2 episode 9

Abad Kejayaan season 2 (Muhteşem Yüzyıl: Kösem) episode 9
Di istana dudu hatun memberi tahu handan sultan bahwa dudu hatun telah mengirim gadis pada baginda tetapi baginda tidak menginginkan seorangpun, handan sultan berfikir itu tidak bisa dibiarkan , sembari dia melihat ruang harem di bawahnya, dan mereka harus mendapatkan solusi baginda hatus mendapatkan anak, kemudian dia melihat mahpeyper, handan sultan memerintahkan untuk membawa mahpeyker menghadapnya.
baginda sedang menanam bunga melati di taman rahasianya dan kemudian dervis datang dengan mebawa surat. baginda berkata pada dervis bahwa nasia (mahpeyker 0 bangun tidur dengan aroma melati setiap pagi, dervis berpendapat setiap baginda menyebut nama anastasya mata baginda bersinar dan gadis itu memberi kedamaian pada baginda, baginda berpendapat bahwa nasia mempunya jiwa pemberontak, karena nasia marah dengan setiap orang yang membawanya dari rumah, terutama pada dirinya, dervis hanaya tersenyum mendengar itu dna kemudian dia meberitahu baginda bahwa surat dari mufti efendi telah datang, baginda menyuruh dervis membacakan isi surat itu yang berisi "keberuntungan pangeran mustafa, yang mulia adalah dia satu-satunya pengeran dikekaisaran dinasti ottoman, mengeksekusinya adalah tidak tepat"

Baginda dan dervis masuk keistana dan mereka bertemu Sunurllah yang telah menunggu baginda dia ingin membicarakan soal mufti efendi, sunurlah berkata bahwa syeik al islam efendi tidak membuat keputusan yang di bawa baginda dengan kehendaknya
mahpeykervdi bawa menghadap handan di ruanganya namapk dudu hatun disana,mahpeyker tidak tahu orang yang dia hadapi adalah valide handan dia bingung, dudu hatun memberitahunya bahwa dia sedang mengahadap valide sultan, anastasya menanyakan ad aberapa valide sultan di istana itu, ekmudian pelayan handna memberitahu mahpeyker bahwa hanya ada satu valide sultan yaitu valide handan sultan ibu dari baginda ahmet mendengar itu mahpeyker terlihat sedikit senang
mahpeyker '" jadi anda adalah ibunya ahmet?'
handan ' siapa kamu beraninya menyebut nama penguasa dunia"
mahpeyker ' maaf kan saya '
handan "dia bawa deengan khusus tidak akan membuatmu lebih unggul dari selir lainnya... dudu aku ingin kau periksa gadis ini diluar karena singaku tertarik denganya, tetapi gadis ini bahkan tidak bergunda bagi dirinya sendiri, dia sangat muda didik dia dia membutuhkan beberapa tahun"
kemudian anastasya dibawa keluar dan valide safiye menyuruh dudu untuk menyiapkan mahfiruze lagi.
Abad Kejayaan Season 2 episode 9

Baginda datang ke tempat mufti efendi tanpa pemberitahuan dahulu baginda menanyakan apa mufti efendi telah memberi informasi SAfiye Sultan, baginda berkata bahwa dia tahu apa yang ada di pikiran mufti dan baginda mengatakan mufti tidak menganggapnya sebagai raja karena dia sangat muda, mufti menjawab mana mungkin dia berani, kemudian dervis berkata mufti telah berani menentang apa yang baginda inginkan, kemudian mufti mengingatkan posisi dervis, dan mufti beralasan dia wajib memutuskan sesuai syariat dan para cendekiawan setuju dengannya. kemudian mufti pasha berkata ada baginda bahwa baginda belum punya anak, dna bila sesuatu yang buruk terjadi dengan baginda makan bagaimana masa depan kekaisaran
baginda " apa kamu menyebut negara adalah raja, dan raja adalah saya, duduk di mejamu sekarang, saya akan mendapatkan izin yang saya inginkan atau jabatanmu, keputusan ada ditanganmu"
Mufti " anda tidak membutuhkan izinku yang mulia apapun pendapat dari hukum kuno, keputusan milik yang mulia baginda"
baginda :" saya mengetahui hukum kita  dengan sangat baik Mufti Efendi, apa aku tidak telah tahu bagaimana wajah aslimu, aku mengetahuinya hari ini" kemudian baginda pergi dari rumah Mufti Efendi"
Safiye sultan pergi ke penjara bawah tanah dengan di temani bulbul aga menemui halime sultan
Safiye sultan " aku telah berharap meletakanmu di lubang ini beberapa tahun lalu, sehingga kamu tidak menyebabkan kehancuran terhadap anakmu yang lain"
Halime sultan " apa yang anda akan lakukan jika anda di posisiku?, apa yang anda lakukan ketika mereka melilitkan sutra di leher anak lelaki anda?"
safiye Sultan " kamu berbicara seperti tidak tahu sejarah, ketika tahta di serahkan ke salah seorang anak laki-lakiku, 19 peti mati meninggalkan istana ini, salah satu dari mereka adalah anak lelaki termudaku"
halime sultan dengan bercucuran air mata" anda tidak mempunyai kekuatan saat itu,tapi sekarang anda diatas segalanya, ratuku, saya mohon kepadamu, mohon tolong saya"
kemudian Safiye sultan melihat sel lain nampak mustafa kecil sedang tidur di sel bawah tanah itu kemudian safiye berkata " semua orang mempunyai sisi ketidak beruntungan, itu tertulis di kepala mereka semenjak mereka lahir, kamu tau sisi ketidak beruntungan apa yang ada di anak ini?/.. kamu"
kemudian safiye pergi dari ruangan itu dan halime berteriak bahwa safiye tidak mempunyai belas kasihan dna tidak mempunyai cinta dihati dan orang lain bisa di tipu safiye tetapi halime tidak bisa ditipu. dan dia berteriak soal alasan safiye ingin mustafa hidup.
bagindaa sedang di kamar safiye sultan . kemudian safiye masuk dan saat itu baginda sedang membaca sebuah buku
"siapapun putraku yang menaiki tahta,membunuh saudara-saudaranya itu tepat demi kekaisaran" kemudian baginda menutup buku itu
safiye sultan " semenjak kamu tidak mendapatkan izin, apa kamu mencari jawaban di hukum kuno /adat/"
baginda " anda mengirim pelayan anda, nasuh aga ke Mufti efendi dan mendapatkan surat yang anda ingin kan, anda mengabaikan hukum kita dan bahkan  kehendak baginda, hukuman untuk itu sudah jelas"
Safiye sultan " dan kemudian mereka menggali kuburan untukku didekat kuburan pengeran.dari lubuk hatiku, aku lebih baik mati"
baginda " saya tidak ingin anda ada diistanaku lagi , ratuku, buatlah persiapan secepatnya, anda diasingkan di istana lama"
safiye sultan "kamu bisa membungkamku, tapi bagaimana dengan hati nuranimu, dapatkah itu diam ? jangan tertipu oleh tipuan para iblis di sekitarmu, mereka mungkin akan pergi dan dirimu akan ditinggalkan sendiri , kegelapan ada di hatimu, dan setiap saat  kamu akan melihat wajah tidak bersalah adikmu, kamu punya dua pilihan, Ahmet, seperti dua pintu kita, satu dari mereka adalah jalan belas kasih, dan yang lainnya adalah jalan kekejaman, kamu akan memutuskan mana yang akan kamu pilih, tapi jangan lupakan itu, orang yang melintasi tepian kekejaman , akan selalu menjadi orang yang kejam"

Dipenjara bawah tanah mustfa sedang diberi makan oleh pejaga dan dia tidak mau makan ,mustafa berteriak ingin ibunya, dia memanggil halime dan halime menjawabnya dari sel lain dan menyruh mustafa untuk makan agar menjadi lebih kuat ( gw paling gak suka adengan ibu dan anak kecil dipisahkan gini grrrr),, mustafa ingin kastangel dia, ahlime beragak memperintahkan pejaga untuk memberi mustafa kastengel.

Baginda sedag di balkon melihat sekitar dan kemudian dia melihat jarinya yang terluka karena di gigit mahpeyker diapun membayangkan kejadian itu, yang apabila baginda mendekati mahpeyker maka dia akan menggigitnya, dan mahpeyker tidak peduli jika dia raja atu penguasa karena dia menganggap baginda pembohong, kerena baginda mengaku namanya bahti, baginda mengaku tidak berbohong itu bahti adalah nama penanya saat membuat puisi, kemudian baginda mengucapkan puisi memakai bahasa italia, dan mahpeyker senang akan hal itu, bagind amengaku sedang belajar bahasa itali karena dia membaca puisi itu dari buku nya kakek buyutnya yaitu Sultan Sulayman Khan, kemudian baginda menunjukan buku kakek buyutnya itu.

mahpeyker sedang berada di kamarnya dan dia mengeluarkan sebuah kertas yang teryata adalah peta sambil tersenyum ,kemudian namapk flashback malam saat dia bersama baginda, dia melihat buku raja sulayman dan melihat peta dia menunjukan rumahnya cephalonia di peta itu dan baginda bertanya mahpeyker orang venesia apa yunani, mahpeyker bercerita bahwa ibunya yunani, ayahnya venesia, ibu ayahnya orang yunani juga, mahpeyker menceritakan bahwa dipulaunya penduduknya dari berbagai negara, mahpeyker menceritakan ayahnya bernama merchantyang selalu dengan setiap orang dan memberitahu mahpeyker segalanya, jari mereka saling bersentuhan di buku itu kemudian mahpeyker menanyakan soal wilayah turki pulau pulau dan tanah turki, dan dia mulai baginda bisa melakukan segalanya yang dia inginkan, dan mahpeyker memintanya untuk membuat perintah mengirimnya ke rumahnya, tetapi baginda berkata Alloh menginginkananastasya ?mahpeyker untuk di istana itu dna tidak ada seorangpun yang bisa melawan takdir, mahpeyker mengingatkan bahwa baginda telah berjanji di taman saat itu untuk melindunginya dia ingin pulang tetapi baginda memberitahunya dia tidak bisa melakukan itu karena rumah mahpeyker adalah istana itu, mendengar bagida mahpeyker ingin melempar apel ke baginda tetapi baginda meninggikan suaranya " jangan biarkan aku memanggil para aga dan memenggal kepalamu"
mahpeyker " tidak..."

baginda  " tidak \kah mereka memberitahumu bahwa aku memakan hati gadis kecil?/"kemudian baginda tersenyum dan mahpeyker ikut tersenyum, mereka hampir berciuman
kemudian mahpeyker berkata " cenet hatun mengatakan padaku bahwa aku, kamu , kita akan melakukan havlet"
baginda dengan lembut berkata ( jiah demen kalu kayak gini mah gw )) "jangan khawatir, itu tidak akan terjadi sebelum kamu inginkan itu, aku akan menunggumu sampai kamu siap"
malam itu mahfiruz sedang di persiapkan malam itu dia akan bersama baginda dia, dia berjalan dan berkata dengan lantang diruang ahrem agar para gadis tahu bahwa dia amalam itu akan bersama baginda dan akan membuat baginda senang, dan pagi harinyadia akan membawa pangeran di perutnya, mendengar itu mahpeyker berkata " ??" baginda dan kamu ??"
Sahisde yang di samping mahfiruz menjawab " bukan bulbul aga dan aku hahahah"mereka tertawa
mahfiruz " baginda memanggilku dengan khusus dia berkata ingin mahfiruze" wajah mahpeyker kesal

Sahisde " jangan maarah gadis kecil dan jangan pernah marah itu seperti ini disini"
mahpeyker " siapa?/ aku tidak marah,kenapa aku harus marah, aku akan kembali kerumah, aku tidak akan menjadi sepertimu" kemudian mahpeyker duduk
mahfiruz sampai dikamar baginda dan dia mulai merayu baginda dna terjadilah sesuatu...skipp
dudu hatun masuk ke ruanhan handan sultan yang sednag menunggu, dudu hatun membawa keranjang dan  menunjukkan pada handan sultan sprei itu bahwa bukti baginda dan mahfiruze telah melakukan uhuk uhuk dan tanda mahfiruz prawan, handan sangat bahagia dan berharap mahfiruz akan hamil dan mereka mendapatkan seorang pangeran.

Baginda terbangun dia menuju balkon, mahfiruze ikut terbangund na melihat baginda dari belakang dan kemudian dia melihat lukisan yang tertutup kain dia penasaran , mahfiruz emmbuka lukisan itu dna dia terkejut melihat lukisan itu adalah mahpeyker, kemudian baginda melihatnya dan menyuruhnya untuk pergi, mahfiruz keluar dengan menangis, mahfiruz kembali ke ruang harem para gadis sudah tidur, dia tidur dikasurnya dan mennagis seperti biasa mahpeyker melihatnya diam diam.
di rumah asrama janisari nampak zulfikar melatih para janisari ( duh mete kalau kayak gitu macho ^_^ ganteng xixixixixixixi om mete ganteng deh). sedangkan ekber sibuk membangunkan para janisari baru di ruangan iskender, semua pada terbangun dan siap berdiri nampak satu anak bernama hasan susah dibangunkan dann ekber menyiramnya dengan air, ekber menyuruh mereka berdiri tegak dan berkata pada iskender yang sebagai ketua dia bertanggung jawab dnegan ruangan itu dan saudara-saudara, dan perintah pertama adalah merapikan tempat tidur dan kemudian mereka harus ke lapangan.kelompok iskender menuju ke tempat zulfikar melatih  zulfikar berkata " para janiasri baru dunia dibagi menjadi dua bagian, yang satu yang bekerja dan satunya yang berbaring disekitar mulai hari ini adalah kelas kalian dan latihan kalian di mulai, sekarang mari memulai dari yang pertama dan yang sangat terpenting, ayo ikuti aku" kamudian zulfikar menuju suatu tempat.

ali mengira mereka akan mendapat kan pedang dan davut memberitahunya bahwa mereka akan mendapat pedang kayu dahulu lalu pedang asli dna ternyata zulfikar mengajak mereka ke dapur janisari nampak orang-orang sibuk menyiapkan daging dan sayuran, kemudian zulfikar menyerahkan kelompok iskender ke salman kepala dapur, kemudian salman menjelaskan soal dapur dan pot yang bertuliskan sumpah,s alah seorang dari mereka menggeruti dan salman memberi sedikit pelajaran, kemudian mereka disuruh mulai mengerjakan pekerjaan dapur.

Uttaran | Veera | Naagin | Kaali dan Gauri | Efsun dan Bahar | Anandhi | Candra Kirana | Rahasia Cinta | Anak Jalanan | Ranveer dan Ishani

loading...

Abad Kejayaan Season 2 episode 9 | ⚡ Share & like anda akan berharga untuk masa depan Juragan Synopsis, So, tunggu apa lagi? segera beritahu teman dan kerabat anda tentang Abad Kejayaan Season 2 episode 9

Sinopsis Sebelumnya
« Sinopsis Sebelumnya
Sinopsis Selanjutnya
Sinopsis Selanjutnya »

🔎Cari Sinopsis Film